Monday, January 26, 2015

Burger Kentang isi Fillet Ikan


Burger Kentang isi Fillet Ikan
Masih dalam edisi NCC Week Pangan Lokal, ini setoranku yang kedua lebih mudah menyiapkannya dibandingkan menu pangan lokal pertama yang aku buat (Kentang Pure dan Ayam Tulang Lunak). Penyajiannya yang cepat dan menggugah selera anak anak dan tentunya padat gizi juga  *__^

Yuuk diintip resepnya....

Kentang Pure dan Ayam Goreng Tulang Lunak

Kentang Pure dan Ayam Goreng Tulang Lunak

Selamat Ulang Tahun NCC Selamat 1 Dasawarsa, semoga menjadi komunitas yang berkah dan manfaat untuk banyak orang, makin sukses, kreatif dan sesuai motonya inshaaAllah sama sama masuk surga aamiin....

Ternyata umur milis yang dibuat sebagai hadiah ulang tahun istri yang diberikan oleh suami ini sudah menginjak 10 tahun. Tahun 2010, aku mulai ikutan milis NCC, beragam sharing info resep, tips trik bahkan urusan kue bantet aku dapatkan disini. Milis ini mengantarkanku masuk dunia yang menyenangkan dan membuat kewajiban sebagai Ibu Rumah Tangga terasa lebih semangat. Bayangkan saja, memiliki anak yang masih balita sulit rasanya meninggalkan rumah untuk bekerja lalu memberikan pengasuhan kepada orang lain apalagi ditambah dengan sulitnya mencari orang yang tepat. Ternyata dari kreasi dapur inilah aku memulai usaha rumahan yang semua dikontrol dari rumah. Mengatur urusan anak anak dan rumah ditambah pesanan yang kerap kali dilakukan setelah anak anak tidur. Tidak hanya urusan recehan yang dikumpulkan, tapi sejatinya disini aku ketemu teman teman dari segala kalangan, umur dan latar belakang. Sharing sama sama dari daerah masing masing, bahkan kopdar atau kopi darat untuk sekedar tatap muka, silaturahmi ditambah latihan bareng atau latbar dan tidak lupa berbagi potluck untuk saling mencicipi buatan dapur masing masing.

Friday, January 23, 2015

Bika Ambon Pandan


Bika Ambon Pandan
Bulan November tahun lalu, aku posting Bika Ambon pandan di fb, pada minta resepnya dan aku lupa ditulis di blog sesuai janji :(( hiks hiks, soalnya setelahnya ada urusan sekolah mendadak  pemindahan kakak ke sekolah baru dan NAIK KELAS, jadilah konsesntrasi hanya kesana, soalnya kakak juga mengikuti Hort atau daycare setelah sekolah usai jadi aku harus urus pemberhentian disini dan daftar disana itu juga kalau dapat tempat, maklum sekolah tahun ajaran baru 3 bulan berjalan dan kakak satu satunya yang pindah sekolah dinaikin ke kelas 1. Karena kalau ga diurus cepat bisa bisa dapet tagihan seperti sebelumnya, aku daftar sekolah di A, sama pemerintah dipindah ke B, kelas persiapan bahasa Jerman. Alhasil dapet tagihan daycare di sekolah A yang jumlahnya bikin sesak dada, 300 eur ! Tapi Alhamdulillah urusan tagihan ini bisa selesai tanpa membayar sepeser pun karena aku mengirim surat beserta bukti tertulis yang menguatkan argumenku. 

Monday, December 1, 2014

Lupis Ketan


Lupis Ketan
Makanan tradisional kesukaan, legitnya ketan dipadu kelapa parut muda dan air gula yang manis dan kental. Di Jerman aku mendapatkan Kelbreis atau beras ketan di toko Asia, biasanya komoditi ini impor dari Thailand. Wah sayangnya ya aku jarang memperoleh komoditi impor yang berasal dari Indonesia kecuali Indomie. Hampir sebagian besar makanan Asia impor dari Thailand, seperti Kokosmilch atau santan, rebung, cocktail, sesame oil, sambal botol, bahkan tahu coklat hasil impor dari Singapo. Kangen deh Indonesia !

Mimpi dan cita-cita....

Bercermin...melihat pribadi sendiri....

Mimpi dan cita cita itu sebaiknya dicicil, bukan dikerjakan semalam suntuk, hasilnya ga bakal baik yang ada gagal dan badan terforsir, Capek !

Donat Labu Kuning - Pumpkin Donuts


Donat Labu
Masih punya labu yang sudah dikukus dan dihaluskan, selain aku buat pumpkin cheesecake memang ingin buat donat labu, kesukaan anak anak. Saat membuat adonan donat labu, ternyata cairan yang diperlukan jauh lebih sedikit dari biasanya, bisa jadi karena labu kukus jauh lebih berair daripada kentang kukus. Saat labu kukus dimasukkan ke adonan, seketika adonan menjadi warna kuning, ahhh bisa jadi juga sebagai pewarna alami ya, seneng lihatnya :) 

Saturday, November 29, 2014

Visa Kumpul Keluarga ke Jerman


Bismillah... sudah lama ingin nulis sharing pengalaman bagaimana bisa berkumpul keluarga di Jerman. Aku seorang istri dari Phd yang berstatus student (di Jerman seorang Phd bisa juga berstatus sebagai Mitarbeiter/ pekerja) dan mempunyai 2 orang anak. Suami mendapatkan Stipendium/ Beasiswa dari Dikti yang memang tidak memiliki wewenang/ surat sakti untuk bisa membawa keluarga berkumpul di  Jerman. Jika kamu pemegang beasiswa DAAD maka satu point lebih, DAAD bisa memberikan surat sakti khusus untuk membawa keluarga dan pihak Kedutaan Jerman di Jakarta tentunya akan meloloskan visa kumpul keluarga. Namun, Beasiswa ini terbatas untuk beberapa bidang research/ studi, jadi hanya orang bidang tertentu yang dapat mendaftar beasiswa ini, informasi detail silahkan cek disini.

Dikarenakan beasiswa Dikti yang tidak memiliki surat sakti untuk menjamin keluarga bisa berkumpul, tentunya memberikan konsekuensi 50:50 untuk bisa berangkat ke Jerman, tapi inshaaAllah yakin hanya pada Allah, niat baik untuk berkumpul keluarga akan punya jalannya sendiri. Manusia boleh menghalangi dengan cara apapun bukankah Allah yang punya kehendak?

Awal suami mendapatkan keputusan Phd dan beasiswa hingga hari keberangkatan sangat singkat, sekitar 4 bulan. Bulan Oktober 2012 suami berangkat ke Jerman dari Bandara Soetta dan aku tidak bisa mengantar karena baru melahirkan anak kedua dan si kecil sekitar umur 5 bulan. Sebelum suami berangkat, walau kami pun belum yakin bisa berkumpul atau tidak, kami mengurus segala legalisasi berkas pernikahan, akte kelahiran dsb terlebih dahulu. Jadi saat suami sudah berangkat aku hanya konsen pada ujian Bahasa Jerman level A1 dan beberapa berkas yang diperlukan saat mendaftar visa kumpul keluarga, termasuk legalisasi akte kelahiran dan akte nikah di kedutaan Jerman. Legalisasi kedutaan aku lakukan menjelang pendaftaran visa, karena menurutku hal ini akan dilakukan jika kami ber3 benar benar bisa menyusul ke Jerman.

Hal-hal yang aku persiapkan ketika memutuskan akan berkumpul keluarga di Jerman :

Thursday, November 27, 2014

Pumpkin Cheesecake, Kürbis Käsekuchen

Pumpkin Cheesecake
Musim gugur mau berakhir, selain musim apel dimana mana, si pumpkin atau si Kürbis juga ikutan banyak, apalagi kalau sudah akhir bulan oktober, pasti muncul deh yang ukuran besar, identik dengan Hallowen soalnya :) tergiur juga deh untuk membeli, tapi selama 2 minggu aku biarkan saja ga diolah, bukan karena malas tapi minggu lalu kakak demam dan kemudian minggu berikutnya adiknya. Alhamdulillah semua sudah baikan dan sehat, tinggal adik Aqila saja yang masih pemulihan.

Tuesday, November 25, 2014

Anakku terlambat bicara, speech delayed 4 END



Setelah hari itu asessment jam 8 pagi selesai jam 10, aku langsung ambil appointment jadwal terapi dan dimulai hari itu juga karena jadwalnya salah satu therapist ada yang kosong. Therapist di klinik ini sebagian besar adalah lulusan D3 pendidikan tumbuh kembang anak *aku lupa jurusan spesialisnya apa* dan merupakan bimbingan dari Dr Tri Gunadi.

Hal yang sangat menggembirakan kakak mulai dari jam 8 Assesment dilanjut terapi 2x 1 jam dengan 2 macam jenis terapi sama sekali tidak menunjukkan bosan, jenuh atau lelah, dia sangat SENANG !

Anakku terlambat bicara, speech delayed 3

Setelah konsultasi di salah satu RS anak di daerah cibubur, aku mendapati pemeriksaan dokter anak yang hanya menginterogasi orang tua dan sama sekali tidak menyentuh anak, jadi jawaban yang aku berikan disimpulkan oleh si dokter. Karena kurang sreg aku ga melanjutkan lagi pemeriksaan di sini.

Lanjut pemeriksaan di RS Harapan Kita untuk cek ke THT dan EEG bagian syaraf. Hasil dari THT dengan pemeriksaan dokter tanpa pemeriksaan intensif gelombang suara, dokter menjelaskan tidak ada masalah dengan pendengarannya, malah si dokter yakin tidak ada masalah dengan kakak, hanya dia aktif dalam segala hal. Saat ingin melakukan pemeriksaan EEG ternyata harus appointment dulu dan pasien harus dalam keadaan tidur, akhirnya kami menunda pemeriksaan ini dan kemudian menganggap pemeriksaan ini tidak terlalu perlu.

Friday, August 15, 2014

Cheesy Casserole

Pastel tutup

Kali ini aku buat casserole kentang, hasil browsing ide masak apa ya hari ini, ngabisin kentang dan keju stok di dapur. Baca baca resep sekilas ternyata kok mirip pastel tutup klo di kita ya (read Indonesia) :)
Anak anak ga terlalu suka kentang kecuali sup krim kentang atau kentang goreng. Padahal disini anak anak di Kindergarten makan siang ada menu kentang kasih saus keju plus timun (jerman : Gurken), simple? yup banget !  Karena itulah membiasakan anak anak mau dan suka makan kentang lebih baik daripada nanti di kelas ga mau makan, malah bingung deh :)

Sunday, August 10, 2014

Pie Apple


Apple Pie
Beberapa kali buat apple pie tapi ga pernah nyatet pake resep yang mana, buatnya juga udah lama, alhasil lupa deh sama resep. Browsing sebentar lihat resep dan kali ini mesti nyoba resep baru, ditulis dan catatan mengenai resep yang digunakan, biar ga lupa lagi dan hilang lagi -__-"
Kali ini Pie Apple yang kubuat crustnya mengambil resep dari ricke yang aku sesuaikan dan isiannya, dikira kira sendiri :) sambil ngabisi granny smith, yang pada mulai bosen sarapan pake buah ini :D

Bread Idea for Breakfast - Brötchen mit Mozarella und Butter für Frühstuck


Bread Idea for Breakfast

Bread Idea for Breakfast
Brötchen mit Mozarella und Butter für Frühstuck

Roti kecil satuan porsi kecil, biasa disebut Brötchen disini. Tekstur Roti di Jerman yang cenderung keras tapi lembut di dalam, tapi sebagai pecinta roti, semua suka banget dan selalu pake rebutan :)

Pagi pagi ada mozarella dan butter di kulkas dan roti, langsung deh jadi sarapan cepet buat anak-anak. Aku? cukup buah aja, soalnya perut protes kalo diisi karbo pagi pagi :)

Buatnya mudah banget, yuk dicoba!

Tuesday, July 1, 2014

Biji Salak untuk berbuka puasa

Kolak Biji Salak

kolak biji salak ini dibuat tahun 2011, teksnya ternyata masih di draft blogku, berarti 3tahun ngendep aja ga diposting update, hihihihi *kebiasaan* saat itu buatnya lagi hamil, mungkin saking wira wiri sendiri jadi sampe lupa update buat diposting di blog. Sekarang anaknya di dalam kandungan sudah 2 tahun, Subhnallah.... ^__^

Kolak Biji Salak

Sunday, June 22, 2014

Pastel Lapis atau Tarcis atau Karipap pusing


Pastel Lapis menggunakan metode gulung, setelah digoreng
Pastel lapis pertama kali aku tau dari mailing list NCC yang disharing sama mom Elly, namun kala itu tidak terlalu membooming layaknya sekarang. Tapi sejak aku mencoba resepnya, jatuh cinta banget deh sama resep pastel ini, rasanya yang gurih nan kriuk kriuk berlapis layaknya puff pastry. Pasti deh ga bakal nyesel dan ga cukup cuma 3, hihihihi....

Di Jerman, aku sering membuatnya, sekaligus banyak dan digoreng semuanya, dibungkus per sekali sajian lalu masuk freezer. Tahan hingga satu bulan, jika isiannya tanpa telur rebus atau bihun. Karena jika menggunakan telur rebus, telurnya akan keriput sedangkan bihun agak lembek dan asam. Jika ingin disajikan cukup ambil satu kantung kemudian masukkan oven panaskan 10 menit suhu tinggi, maka kriuk kriuknya tetap terasa ^^